
Tiga mahasiswa Universitas Terbuka (UT) Mataram berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada babak final Pekan Olahraga, Seni, dan Sains Nasional (Disporseni) cabang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka Pusat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Auditorium Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UT Pusat. Ketiga mahasiswa itu sebelumnya dinyatakan lolos ke babak final setelah melalui proses seleksi di tingkat wilayah, kemudian tampil mewakili UT Mataram bersama peserta dari berbagai UT Daerah se-Indonesia serta dari Perguruan tinggi diluar UT untuk memperebutkan gelar juara pada cabang seni baca Al-Qur’an tersebut.
Disporseni merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan UT Pusat sebagai wadah pengembangan bakat, minat, dan potensi non-akademik mahasiswa dari seluruh UT Daerah di Indonesia. Melalui ajang ini, mahasiswa tidak hanya diberi ruang untuk berkompetisi secara sehat, tetapi juga dibina untuk memperkuat karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai kebersamaan dan ukhuwah islamiyah di lingkungan sivitas akademika. Cabang MTQ secara khusus menjadi salah satu wadah strategis untuk menumbuhkan syiar nilai-nilai Al-Qur’an sekaligus mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang seni baca dan tilawah Al-Qur’an.
Rangkaian babak final cabang MTQ berlangsung sejak pagi hari dengan agenda registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh panitia penyelenggara dari UT Pusat. Setelah sesi pembukaan, kompetisi memasuki babak penilaian yang dibagi ke dalam beberapa kategori lomba, meliputi tilawah putra, tilawah putri, tartil putra, dan tartil putri, hifzil putra dan hifzil putri dengan penilaian dilakukan oleh dewan hakim yang berkompeten di bidang tilawatil Qur’an. Kompetisi berlangsung sepanjang hari hingga seluruh peserta dari berbagai wilayah UT Daerah tampil menunjukkan kemampuan terbaiknya, sebelum akhirnya ditutup dengan pengumuman hasil dan penyerahan penghargaan kepada para juara pada sore hari.
Pada babak final tersebut, UT Mataram mengirimkan tiga orang mahasiswa terbaiknya yang telah lebih dahulu melalui seleksi internal. Hasilnya, ketiga mahasiswa tersebut berhasil membawa pulang prestasi yang membanggakan almamater. Mirani meraih Juara 2 pada cabang tilawah putri, M. Dani meraih Juara 3 pada cabang tartil putra, dan Irfianda Ahmad meraih Juara 3 pada cabang tilawah putra. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UT Mataram mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat nasional, sekaligus mengharumkan nama UT Mataram di antara UT Daerah lain se-Indonesia.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari semangat dan kesungguhan para peserta dalam mempersiapkan diri sebelum tampil di babak final. Antusiasme tinggi terlihat sejak proses seleksi tingkat wilayah hingga pelaksanaan babak final di UT Pusat. Bagi para mahasiswa, keikutsertaan dalam Disporseni bukan sekadar ajang mencari prestasi, melainkan juga menjadi sarana pengembangan diri, memperluas jejaring pertemanan antarmahasiswa UT dari berbagai daerah, serta mempererat ukhuwah di antara sivitas akademika Universitas Terbuka. Pengalaman tampil di hadapan dewan hakim dan peserta dari seluruh Indonesia turut memberikan bekal kepercayaan diri yang berharga bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri di masa mendatang.
Sebagai institusi pendidikan tinggi yang menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh, UT Mataram memandang keikutsertaan mahasiswa dalam ajang seperti Disporseni sebagai bagian penting dari pengalaman belajar yang utuh. Meskipun proses perkuliahan berlangsung secara mandiri dan jarak jauh, mahasiswa tetap difasilitasi untuk mengembangkan soft skill, kepercayaan diri, serta jiwa kompetitif melalui berbagai kegiatan non-akademik yang diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat wilayah hingga tingkat nasional. Pendekatan ini sejalan dengan upaya UT untuk memastikan bahwa keterbatasan jarak dan waktu tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa untuk tumbuh secara utuh, baik dari sisi akademik maupun karakter.
Prestasi yang diraih Mirani, M. Dani, dan Irfianda Ahmad pada babak final tingkat nasional ini sekaligus menjadi capaian tertinggi yang berhasil ditorehkan mahasiswa UT Mataram pada cabang MTQ Disporseni tahun ini. Pencapaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UT Mataram lainnya untuk terus mengasah minat dan bakat, baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta berani mengambil bagian dalam berbagai ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh UT Pusat maupun instansi lain.
Universitas Terbuka Mataram menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga mahasiswa atas dedikasi dan prestasi yang telah ditorehkan. Keberhasilan ini menjadi pengingat bahwa mahasiswa UT, meskipun menempuh pendidikan melalui sistem pendidikan jarak jauh, tetap memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan bersaing secara sehat di tingkat nasional. Ke depan, UT Mataram berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan minat, bakat, serta prestasi non-akademik mahasiswa, termasuk melalui pembinaan yang lebih intensif menjelang ajang-ajang kompetisi serupa, baik pada cabang MTQ maupun cabang lomba lainnya yang dipertandingkan dalam Disporseni.
Pihak UT Mataram juga berharap capaian ini dapat mendorong lebih banyak mahasiswa untuk aktif mengikuti seleksi tingkat wilayah pada penyelenggaraan Disporseni berikutnya, mengingat kesempatan untuk tampil di tingkat nasional terbuka luas bagi seluruh mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang seni maupun olahraga. Dukungan dari berbagai pihak, baik pimpinan, dosen, maupun tenaga kependidikan di lingkungan UT Mataram, akan terus diupayakan agar pembinaan mahasiswa berbakat dapat berjalan lebih terarah dan berkesinambungan.
Dengan terselenggaranya babak final Disporseni cabang MTQ ini, diharapkan semangat berprestasi, pengembangan karakter, serta syiar nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus tumbuh dan berkembang di lingkungan Universitas Terbuka, khususnya di UT Mataram. Melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, UT Mataram menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan akademik, karakter, dan prestasi mahasiswa secara berkelanjutan, sejalan dengan visi Universitas Terbuka sebagai institusi pendidikan tinggi jarak jauh yang unggul dan berdaya saing.
Penulis: Khaerul Anam, S.Pd., M.Pd