MATARAM – Universitas Terbuka (UT) Mataram mendorong mahasiswa untuk mengubah potensi lokal menjadi peluang usaha kreatif dan berkelanjutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Agribisnis Kreatif dan Berkelanjutan yang digelar di Kantor UT Mataram, Minggu (11/10/2026).
Mengusung tema “Mengembangkan Potensi Lokal Menjadi Peluang Usaha”, pelatihan ini menekankan bahwa persoalan di lingkungan sekitar justru dapat menjadi titik tolak lahirnya inovasi bisnis yang bernilai ekonomi dan berdampak bagi masyarakat.
Pelatihan dibuka langsung oleh Direktur UT Mataram, Ronny Basista, Ph.D. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UT Mataram dalam membangun pola pikir kewirausahaan yang kreatif, mandiri, dan solutif di kalangan mahasiswa.
“Kita ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu melihat peluang dari potensi daerahnya sendiri,” ujarnya.
Hadir sebagai narasumber utama, I Putu Surya Utama, S.STP., M.Entr., pakar kewirausahaan dan inovasi. Ia merupakan penerima Manaaki New Zealand Scholarship 2019 di University of Otago dan pernah mengikuti program pengembangan kepemimpinan serta inovasi teknologi di New Orleans, Amerika Serikat.
Dalam materi bertajuk “Eksplorasi Peluang melalui Aspek Fundamental Kewirausahaan”, ia memperkenalkan pendekatan Design Thinking – metode sistematis untuk memahami kebutuhan pengguna, merumuskan masalah, mengembangkan ide, membuat prototipe, hingga menguji solusi. Menurutnya, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi oleh kemampuan menghadirkan solusi yang dibutuhkan pasar.
Peserta juga dibekali tiga instrumen praktis, yakni Empathy Map untuk memahami konsumen, Prototyping untuk menguji gagasan, dan Product-Market Fit untuk memastikan produk sesuai dengan kebutuhan pasar.
Diskusi juga menyoroti isu riil di sektor agribisnis, seperti tantangan pemasaran hasil pertanian, fluktuasi harga, dan keterbatasan akses pasar. Kondisi tersebut, kata pria yang akan menempuh pendidikan doktoralnya di Victoria University of Wellington, New Zealand pada Januari 2027 ini, justru dapat menjadi peluang untuk menciptakan produk, layanan, dan model usaha baru yang berbasis potensi lokal seperti pertanian, kopi, tenun, hingga rumput laut.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat dukungan penuh dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UT Mataram yang bertindak sebagai panitia pelaksana, mulai dari persiapan, pembawa acara, pembaca doa, hingga moderator.
UT Mataram berharap, melalui pelatihan ini mahasiswa mampu mengembangkan gagasan usaha yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Barat. (Nining Suryani).